SDN 001 Rambah Gelar Pameran Pemanfaatan Sampah

Kadisdikpora Resmikan Bank Sampah

ilustrasi

PASIR PENGARAIAN (HR)- Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rokan Hulu M Zein, membuka kegiatan pameran pemanfaatan sampah tingkat Sekolah Dasar di SDN 001 Rambah, Senin (20/4).

Disampaikannya, sesuai dengan program yang diajarkan sekolah agar para siswa bisa memproduksi sampah organik untuk dijadikan berbagai macam kerajinan dan bisa bermanfaat untuk masyarakat.

"Hasil karya yang ditampilkan para murid SD 001 ini. Semuanya bagus-bagus. Apalagi, pameran yang ditampilkan juga unik-unik. Semua kerajinan yang ditampilkan juga terbuat dari sampah. Seperti botol aqua dan bungkusan jajanan," kata M Zein.

Ia menambahkan, pameran ini dapat memotivasi anak-anak sekolah. Untuk hidup sehat dan membuah sampah pada tempatnya. Dengan begitu para siswa dan siswi bisa mengelola barang bekas jadi hasil karya yang bernilai ekonomis.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendapatkan penghargaan adiwiyata. Penghargaan ini diberikan kepada sekolah yang mampu melaksanakan upaya peningkatan pendidikan lingkungan hidup secara benar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

Pameran yang dilaksanakan SD 001 ini, kata M Zein, merupakan bagian untuk mendapatkan penghargaan Adiwiyata. Pasalnya para siswa dan siswi dajarkan untuk mengelola sampah yang ada. Sehingga sampah bisa menjadi barang yang bernilai ekonomis. Seperti tas yang terbuat dari bahan sampah plastik kopi.

"Nantinya kita akan memberikan kesempatan kepada pemenang pameran untuk dibina kembali. Nantinya mereka akan kita ikutkan pada lomba pameran tingkat provinsi," jelasnya.

Dengan adanya pemeran  diharapkan, para murid bisa lebih mencintai lingkungannya dan tidak membuang sampah sembarangan. Sehingga tercipta lingkungan yang sehat dan bersih.

Bertepatan dengan pembukaan pameran. kadisdikpora juga meresmikan bank sampah milik SD 001. Dengan diresmikannya bank sampah ini diharapkan para murid bisa memanfaatkannya menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Sementara itu, Kepala SDN 001 Abdul Latif menjelaskan pmeran ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas murid mengelola sampah yang dianggap sebagai barang yang tidak bermanfaat.

"Dalam pameran ini kita sediakan 6 stand. Yang berisikan penemuan dan hasil karya karya para murid. Pemenangnya nanti akan kita bina. Sehingga pameran ini sangat bermanfaat baik untuk para murid maupun sekolah," imbuhnya.

Ia menambahkan, dengan diresmikannya bank sampah oleh Kadisdikpora, maka bisa menghasilkan pupuk kompos dan nantinya bisa digunakan untuk memupuk tanaman yang ada di sekolah SDN 001 ini.

Sementara itu, Mona, murid SD kelas 4, yang mengikuti pameran. mengakui untuk membuat hasil karya kerajinan tangan yang dibuatnya memakan waktu setengah hari. Hasil kerajinan tangannya adalah miniatur bangunan rumah, dengan menggunakan bahan baku dari stik bekas es krim.

"Saya sangat senang, akhirnya hasil karya yang saya buat bisa, ditampilkan pada pameran barang-barang bekas menjadi barang barang yang bermutu," jelasnya.(yus)
 



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]