Parlemen

DPRD Pekanbaru Minta Gepeng Terjaring Razia Dibina dan Dipantau

Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Yasser Hamidy (Istimewa)

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Gelandangan dan pengemis (gepeng) serta pedagang asongan di sejumlah persimpangan lampu lalu lintas di Kota Pekanbau makin banyak dan mengganggu ketertiban kota.

Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Yaseer Hamidy meminta Dinsos dan Satpol PP segera menertibkannya. Namun, agar tak kembali ke jalanan, Yaseer minta gepeng yang terjaring dibina serius dan dipantau secara berkala.

"Kita berharap gepeng-gepeng yang sudah ditertibkan dibina dan dipantau secara berkala. Agar mereka tidak kembali ke jalanan lagi," ujar Yaseer kepada Riaumandiri, Sabtu (17/10/2020).

Namun, Yaseer memaklumi kenapa permasalahan gepeng tidak pernah tuntas hingga kini, itu lantaran anggaran Dinas Sosial yang tidak mencukupi.

"Tapi ya lagi-lagi soal anggaran. Dinsos tidak punya cukup anggaran untuk membuat program-program binaan gepeng agar mereka tak kembali ke jalanan lagi di kemudian hari," tambahnya.

Salah satu sebab gepeng terus bertambah dan kembali ke jalanan adalah pemberian sumbangan secara langsung. Oleh karena itu, pemerintah Kota Pekanbaru dalam Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 12 tahun 2008 tentang Ketertiban Sosial mengimbau agar sumbangan hanya diberikan melalui lembaga-lembaga sosial resmi yang ada di Pekanbaru.


Reporter: M Ihsan Yurin



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]