Parlemen

DPRD Minta Pemko Pekanbaru Perhatikan Amdal Sebelum Beri Izin Perumahan

Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Aidil Amri

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Banjir di Pekanbaru terus menjadi sorotan. Salah satu sebabnya diduga karena makin banyak pembangunan komplek perumahan yang tidak sesuai standar analisis dampak lingkungan (Amdal), misalnya drainase dan pembangunan di bawah ambang batas banjir.

Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Aidil Amri mendukung banyaknya perumahan yang dibangun di Pekanbaru. Namun Aidil mengingatkan Pemko agar memperhatikan standar Amdal sebelum memberikan izin pembangunan. 

"Ya, kita dukung ya banyaknya perumahan tipe 36 untuk masyarakat menengah ke bawah. Tapi Pemko tolong perhatikan Amdal perumahan ini sebelum diberi izin. Jangan malah perumahan ini bikin warga tempatan jadi banjir," ujar Aidil, Kamis (15/10/2020). 

Seiring pembuatan masterplan pengendalian banjir oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, pengembang perumahan diwajibkan memperhitungkan pembangunan berdasarkan file banjir dari Dinas PUPR. 

Selain itu, pengembang juga harus menghitung jumlah drainase, kedalaman dan lebarnya, serta menimbun kawasan perumahan hingga mencapai level ambang batas banjid di daerahnya. 


Reporter: M Ihsan Yurin



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]