Riau

Soal Ratusan Kartu JKN-KIS Ditemukan di Tong Sampah, Ini Kata BPJS Kesehatan Tembilahan

Foto: Istimewa

RIAUMANDIRI.ID, TEMBILAHAN - Akhirnya kasus penemuan ratusan kartu program JKN-KIS di tong sampah yang sempat viral awal tahun kemarin, kian menemui titik terang.

BPJS Kesehatan Tembilahan melalui Dery selaku Kepala Bidang SDMUKP secara blak-blakan menjelaskan kepada wartawan terkait penemuan empat ratus lebih kartu BPJS JKN – KIS di tong sampah oleh warga di Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan Januari 2020 lalu.

“Kartu BPJS JKN – KIS yang ditemukan di tong sampah tersebut peruntukannya untuk warga lahang – Gaung, dan kartu tersebut statusnya masih aktif," ungkap Dery.

Saat ditanya apa ada indikasi kelalaian dalam proses pendistribusian kartu BPJS JKN – KIS, Dery menegaskan bahwa yang mendistribusikan adalah pihak ketiga dalam hal ini jasa pengiriman (kurir).

“Kartu BPJS JKN – KIS kegiatan tahun 2016 dan 2017 di cetak di pusat, pendistribusiannya melalui jasa pengiriman, yang langsung diserahkan kepada warga masyarakat penerima program tersebut. Namun kita menegaskan tidak bisa memvonis kesalahan siapa, atas temuan kartu BPJS JKN – KIS di tong sampah tersebut. Permasalahan ini sudah ditangani pihak Polres Inhil, apa bila ada unsur pidana maupun perdata, pihak BPJS Tembilahan siap memberikan keterangan," tegasnya.

Anehnya, berdasarkan laporan yang diterima BPJS Tembilahan, pihaknya sudah menerima dokumen laporan dari jasa pengiriman yang menyatakan telah didistribusikannya kartu BPJS JKN – KIS kepada yang berhak penerimanya.

“Kami sudah ada menerima laporan, bahwa kartu KIS tersebut sudah di distribusikan kepada warga penerima, belakangan diketahui kartu tersebut tidak sampai. Kembali lagi, semua kami serahkan kepada penegak hukum apakah ada unsur pemalsuan dokumen atau tidaknya, nanti kepolisian yang berhak menjawabnya," tutup Dery.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Indra Lamhot Sihombing, SIK saat dikonfirmasi membenarkan atas ditemukannya Kartu KIS di tong sampah tersebut. Semua pihak terkait sudah diperiksa dan dicari jalan solusi agar kartu tersebut segera disalurkan.

"Kita sudah periksa semua pihak, tidak ditemukan unsur kesengajaan, hanya unsur kelalaian sehingga kartu KIS tersebut tercecer, saat ini sudah kembalikan kepada pihak BPJS, dan sepakat untuk didistribusikan ulang," papar Kasat Reskrim, Kamis (27/8/2020).

"Semua pihak sudah membuat surat pernyataan, tapi tidak menutup kemungkinan jika ada saksi dan barang bukti baru, hal tersebut akan kita ungkap" tutup Kasat.

Terpisah, Lurah Kuala Lahang saat dikonfirmasi mengatakan tidak pernah tau ada program BPJS JKN – KIS untuk warganya untuk tahun 2016 – 2017, yang ada diketahui hanya pendistribusian kartu KIS oleh BPJS Tembilahan tahun 2019.

“Untuk tahun 2019 BPJS Tembilahan ada menyalurkan kartu JKN – KIS dengan cara bertahap, tetapi tahun-tahun sebelumnya tidak pernah tau kalau warga Lahang mendapatkan program BPJS JKN – KIS," singkat papar Lurah Lahang, Indra.

Sampai berita ini diterbitkan awak media belum bisa mendapat keterangan dan masih berupaya untuk konfirmasi kepada pihak Jasa Pengiriman JNE Tembilahan.


Reporter: Ramli Agus


Tags Inhil

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]