Hikmah

Tingkatkan Infak, Sedekah dan Zakat, Unilak Jalin Kerja Sama dengan Lazismu Riau

Universitas Lancang Kuning menjalin kerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Riau di Gedung Rektorat Unilak, Senin (22/6/2020). (Foto: Istimewa)

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Untuk memberikan partisipasi, distribusi, kontribusi dan karya nyata dalam pemberdayaan dana umat, Universitas Lancang Kuning (Unilak) menjalin kerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Riau di Gedung Rektorat Unilak, Senin (22/6/2020).

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama ini dilakukan oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Ir Yusman Yusuf, MT dengan Rektor Unilak Dr Junaidi, SS, MHum. Turut hadir Wakil Rektor II Hardi, SE, MM, Wakil Rektor III Dr Bagio Kadaryanto, Kabag Keuangan Inova Fitri Siregar, SE, MAk, Ak, dosen dan pengurus Lazismu Riau.

Pertemuan terlihat berlangsung dengan penuh kekeluargaan. Di awal pertemuan, Yusman Yusuf menjabarkan potensi dan pemanfaatan yang didapatkan dalam program program Lazismu, di antaranya ada kewirausahaan, beasiswa, pelatihan dan lain-lain.

Sementara itu Rektor Unilak menyebutkan bahwa di Unilak ada potensi besar yang dilakukan untuk pengumpul zakat, infak, sedekah, dan zakat. Selama ini zakat Unilak telah berjalan baik. Bahkan juga telah memberikan beasiswa kepada mahasiswa-mahasiswa yang kurang mampu, dan kegiatan sosial lainnya.

Pihaknya, kata Yusman, berharap dari MoU ini semakin memperkuat dan memperluas pemanfaatan infak, sedekah dan zakat. Tidak hanya dirasakan oleh kalangan Unilak, tapi juga masyarakat luas.

"Alhamdulillah, kami cukup senang, pertama bekerjasama dengan perguruan tinggi di luar Muhammadiyah di Riau. Tentu kita berharap bisa mendorong dosen, karyawan bahkan mahasiswa, yang selama ini pikiran fokus pada zakat," ujarnya.

Padahal potensi besar itu, jelas Yusman, ada pada infak dan sedakah. Infak dan sedekah itu tidak harus dosen dan karyawan, mahasiswa pun bisa. Mungkin mahasiswa nilai kecil, tapi kuantitas besar/jumlah orangnya banyak. 

"Sesuai dengan MoU kita, yang kita terima akan kita kembalikan 90 persen kepada pengumpul (kantor layanan). Kantor layanan ini yang mendistribusikan kepada siapa yang berhak. Di Lazismu ada lima program utama, untuk infak-sedekah bisa untuk apa saja, bantuan kecelakaan, kegiatan wirausaha, dll," bebernya.

"Luar biasa, Pak Rektor sangat aktif. Bahkan begitu saya diinformasikan Pak Rektor ingin jalin kerja sama kita langsung respon. Makanya Alhamdulillah hari ini langsung tanda tangani MoU," pungkas Usman.



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]