Pendidikan

Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan, Unilak Santuni 68 Yatim Piatu

Wakil Rektor II Bidang Administrasi dan Keuangan Unilak Hardi (baju putih) dan pengurus Masjid Al Fatah Unilak Kurniawan menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu. (Foto: Istimewa)

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Di bulan Ramadan sudah menjadi tradisi di lingkungan Universitas Lancang Kuning (Unilak) untuk menebar kebaikan dan keberkahan. Tahun ini Unilak memberikan santunan kepada anak yatim-piatu sebanyak 68 orang yang berada di sekitar lingkungan kampus, yakni di Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir.

Santunan kepada 68 anak yatim-piatu ini langsung diantar kepada penerima dan diserahkan oleh Wakil Rektor II Bidang Administrasi Hardi, SE, MM bersama Ketua Pengurus Masjid Al Fatah Unilak Kurniawan, MPd, Rabu (6/5/2020) lalu.

Wakil Rektor II Hardi saat dihubungi Ahad (10/5/2020) mengatakan, penyerahan santunan anak yatim-piatu ini telah menjadi tradisi tiap tahunnya di bulan Ramadan. 

"Anak-anak yatim piatu telah kita data, dan santunan ini langsung kita serahkan ke alamat mereka. Ada yang di panti asuhan maupun di rumah-rumah atau lingkungan masjid. Kita berharap dengan santunan ini dapat membuat senang dan bahagia di saat lebaran nanti, terlebih di masa wabah Corona ini," jelas Hardi seraya mengatakan, bahwa setiap anak mendapatkan santunan Rp250.000 per orang.

Ditambahkan Hardi, ini merupakan bentuk kepedulian Unilak bagi masyarakat sekitar bahwa keberadaan Unilak juga dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar Kecamatan Rumbai Pesisir dan Rumbai. 

"Mari kita bersama-sama berlomba untuk menebarkan kebaikan terlebih di bulan puasa. Kita juga mohon doa dari anak yatim agar penerimaan mahasiswa baru Unilak tahun 2020/2021mencapai target yang telah ditetapkan," pinta Hardi.

Sementara itu, pengurus Masjid Al Fatah Unilak Kurniawan, mengatakan, sudah menjadi kewajiban kita memberikan perhatian kepada anak- anak yatim-piatu. 

"Dan ini telah menjadi tradisi Unilak sejak beberapa tahun belakangan. Santunan kita berikan di lingkungan kampus Unilak dan keluarga besar Unilak," pungkas Kurniawan.



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]