Hukrim

Polisi akan Layangkan Surat Pemanggilan Kedua ke Said Didu Terkait Laporan Luhut

Kolase Said Didu Vs Luhut Binsar Panjaitan (Istimewa)

RIAUMANDIRI.ID, JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri akan melayangkan surat pemanggilan kedua terhadap mantan Sekretaris BUMN Said Didu untuk diperiksa atas dugaan kasus pencemaran nama baik terhadap Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Pemanggilan kedua itu dilakukan setelah Said Didu mangkir saat pemanggilan pertama pada Senin (4/5) kemarin.

Kabag Penum Humas Mabes Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra menyampaikan, pihaknya akan segera melayangkan surat pemanggilan kedua kepada Said Didu. Hanya saja Asep tidak memberi tahu secara pasti kapan kiranya surat pemanggilan kedua itu diterbitkan.

"Penyidik akan menerbitkan surat panggilan kedua kepada sodara Sa'id Didu," kata Asep saat jumpa pers seperti dikutip dari YouTube Divisi Humas Mabes Polri, Selasa (5/5/2020).

Sebelumnya, Sa'id Didu tidak hadir dalam agenda pemeriksaan terkait dugaan kasus pencemaran nama baik terhadap Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan di Bareskrim Polri.

Said Didu pun meminta penyidik untuk menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap dirinya selaku pihak terlapor atas kasus tersebut.

Hal itu disampaikan Letkol CPM (purn) Helvis selaku kuasa hukum Sa'id Didu. Helvis menyamapaikan pihaknya telah meminta kepada penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri untuk menjadwalkan kembali pemeriksaan terhadap kliennya lantaran kekinian Jakarta masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

"Pak Said Didu tidak bisa hadir, makanya saya mewakili untuk koordinasi dengan penyidik minta menjadwalkan ulang," kata Helvis di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (4/5/2020).

Helvis lantas menjelaskan alasan Sa'id Didu tidak menghadiri agenda pemeriksaan lantaran dari sisi usia kliennya itu dianggap rentan terjangkit virus Corona atau Covid-19. Menurutnya, pihak penyidik pun dapat menerima alasan tersebut.

"Pak Said ini kan usia sudah agak rentan ya. Seperti ini kan risiko, pak Said yang datang mungkin lain lagi," ujar Helvis.

Sebagaimana diketahui, berdasar surat pemanggilan yang ditandatangani oleh Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Golkar Pangarso, Sa'id Didu sedianya diperiksa dengan status sebagai saksi atas laporan dugaan pencemaran nama baik terhadap Luhut yang dilayangkan oleh seorang advokat bernama Arief Patramijaya.


Tags TOKOH

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]