Hukrim

Dipolisikan Luhut, Said Didu Dibela Ketua Prodem Iwan Sumule

Said Didu

RIAUMANDIRI.ID, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu ke Bareskrim Polri terkait pencemaran nama baik.

Merespons laporan tersebut, aktivis yang juga Ketua Majelis Pro Demokrasi (Prodem) Iwan Sumule membela Said Didu. Menurutnya, tindakan pelaporan oleh Luhut itu merupakan upaya kriminalisasi.

"Berdemokrasi itu butuh kecerdasan dan kewarasan. Laporan LBP (Luhut) ke polisi merupakan kriminalisasi dan upaya pembungkaman terhadap yg kritis," tulis Iwan di akun Twitter-nya seperti dikutip VIVAnews, Sabtu (2/5/2020). 

Dia mengaku membela Said Didu, karena menilai pembungkaman kritik itu adalah kemungkaran.

"ProDEM tetap bersama @msaid_didu melawan kemungkaran ini. Dan menjijikkan ketika mantan Ketua YLBHI malah jadi pembela "pembunuh" demokrasi," kata dia. 

"Berdemokrasi itu butuh kecerdasan dan kewarasan.
Laporan LBP ke polisi merupakan kriminalisasi dan upaya pembungkaman terhadap yg kritis. 
ProDEM tetap bersama @msaid_didu melawan kemunkaran ini.

Dan menjijikan ketika mantan Ketua YLBHI malah jadi pembela "pembunuh" demokrrasi." Demikian tulis Iwan Sumeule di akun Twitternya.

Perseteruan ini diketahui bermula dari salah satu konten di channel youtube Said Didu yang dinilai menyudutkan Luhut. Video itu berjudul MSD: Luhut Hanya Pikirkan Uang, Uang dan Uang. 


 



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]