Film dan Selebritis

Cerita Lucinta Luna Awal Kenal Riklona karena Nggak Cocok Obat Psikiater

Lucinta Luna

RIAUMANDIRI.ID, JAKARTA – Lucinta Luna berharap dirinya mendapatkan rehabilitasi terkait kasus psikotropika yang dihadapinya. Lucinta Luna berharap bisa sembuh.

"Ya pastinya. Siapa sih yang nggak mau dirawat, siapa sih yang nggak mau sembuh," kata Lucinta Luna dalam wawancara eksklusif dengan detikcom di Polres Jakbar, Jl S Parman, Jakarta Barat, Jumat (14/2/2020).

Lucinta Luna beralasan memakai riklona dengan alasan depresi. Dia meminta rehabilitasi agar bisa mendapatkan perawatan.

"Ya pastinya aku juga butuhlah dokter yang bisa ngerawat aku supaya aku bisa sembuh kembali menjadi orang yang sehat. Pokoknya itu aja sih yang pengen aku ajukan," tutur Lucinta Luna.

Transeksual yang terlahir dengan nama Muhammad Fatah ini mengaku sebelumnya pernah pergi ke psikiater. Namun ia mengaku tidak cocok dengan obat yang diberikan oleh psikiater.

"Sebelumnya aku sudah ke psikiater bahkan dikasih obat yang lebih keras lagi yang menghambat pekerjaan aku, yang membuat aku seminggu tidur-bangun, tidur-bangun dan aku seminggu nggak bisa bekerja," jelas Lucinta Luna.

Lucinta Luna kemudian mendapatkan informasi dari temannya IF alias Flo yang kini ditahan karena memberikan riklona kepadanya. Tanpa resep dokter, Lucinta Luna membeli riklona kepada Flo.

"Dan akhirnya aku beralih riklona untuk supaya tenang tidur, lebih pulas dan bangun dari awal," ucapnya.

Lucinta Luna mengaku tidak tahu jika riklona termasuk psikotropika, yang mana penggunaannya harus sesuai dengan resep dokter.

"Ya saya juga nggak tahu kalau riklona itu obat terlarang," imbuhnya.

Dia sendiri mengaku bukan sebagai pengguna narkoba. Namun riklona itu ia gunakan semata-mata untuk mengobati depresinya. Hanya saja dia tidak pergi ke dokter untuk itu.

"Tapi saya sendiri saya merasa bukan pengguna narkoba, saya hanya depresi, saya hanya butuh tidur, saya hanya butuh hilangkan stres saya," tuturnya.

Selain menggunakan riklona, Lucinta Luna juga sudah mencoba mengatasi depresinya dengan berlibur. Dia bahkan menjauhkan gadget seharian untuk menghilangkan stress.

"Dengan liburan, jalan-jalan sama manajemen. Ya pokoknya aku sehari nggak mau main medsos dulu, seharian bersama manajemen, sama Abash, sama keluarga," tutur Lucinta Luna.

Akan tetapi itu rupanya tidak cukup. Depresi yang dia alami karena sering di-bully membuatnya mengambil jalan pintas menggunakan psikotropika.

Lucinta Luna pun kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Sejak Rabu (12/2) lalu, Lucinta Luna telah resmi ditahan di sel perempuan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya.



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]