Nasional

Tiga Titik di Jalan Sumbar-Riau Terancam Longsor Besar, Hindari Perjalanan di Malam Hari

Perbaikan jalan Sumbar-Riau di Jorong Polongan Koto Alam, Kabupaten Limapuluh Kota yang rusak. (Istimewa)

RIAUMANDIRI.ID, LIMAPULUH KOTA - Mengingat curah hujan yang terus meningkat akhir-akhir ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat menghimbau kepada pengguna jalan Sumbar-Riau untuk terus berhati-hati melintasi jalur tersebut.

Apalagi, jalan yang terkenal kawasan rawan longsor itu, akan mengancam keselamatan pengguna jalan yang hendak ke Sumbar dari Riau atau sebaliknya. 

“Kita minta pengguna jalan untuk terus berhati-hati, apalagi jalan nasional Sumbar-Riau terkenal dengan tanah longsornya. Apabila melintas, sebaiknya di siang hari. Hindari perjalanan pada malam hari,” ucap Ramadinol Kepala Kedaruratan BPBD Limapuluh Kota.

Menurut Ramadinol, berdasarkan data BPBD terdapat tiga titik di sepanjang jalan yang berpotensi terjadi tanah longsor skala besar.

“Ada tiga titik yang rawan terhadap longsor besar,” katanya.

Ketiga titik itu, yakni di kawasan perbukitan Hulu Aia sebelum fly over Kelok Sambilan, kemudian kawasan perbukitan Koto Alam dan kawasan perbukitan Lubuak Jantan Mangilang.

“Di sana, sudah terlihat keretakan pada tanah tebing perbukitan. Ini sangat mengancam terutama bagi pengguna jalan Sumbar-Riau,” ucapnya lagi.

Sedangkan, katanya, untuk kawasan Pangkalan sampai perbatasan Sumbar-Riau masih kategori aman. 


Reporter: Dadang



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]