Peristiwa

Jadi Kampung Layak Anak, Pemerintah Kampung Temusai Berbenah

Foto bersama pemerintah Kampung Temusai dengan narasumber Kampanye PATBM Kabupaten Siak

RIAUMANDIRI.CO, Siak - Kampung Temusai di Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau masih belum ada terjadi kekerasan baik fisik, seksual dan lain sebagainya  terhadap anak. Selain itu, program- program pemerintahan Kampung untuk menjadi Kampung Layak Anak sudah dibuat, baik struktur organisasi layak anak dan segala kebutuhan lainnya.

Itulah yang kemudian membuat Pemerintah Kecamatan Bungaraya menunjuk Kampung  Temusai sebagai Kampung Layak Anak.

“Kampung kita saat ini sudah ditunjuk sebagai Kampung Layak Anak. Untuk itu, kita sebagai kampung yang selama ini sudah menjalankan program awal Kampung Layak Anak terus melakukan pembenahan dan pelatihan tentang layak anak ini. Semoga dengan diadakan Kampanye Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Kabupaten Siak di kampung ini, masyarakat bisa memahami dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Penghulu Kampung Temusai Markuat, kepada Riaumandiri.co, Jumat (20/09/2019).

Sementara, Sekcam Bungaraya Wasito, juga mengatakan bahwa Kampung Temusai merupakan kampung satu-satunya di Bungaraya yang ditunjuk sebagai kampung layak anak. Kerena  menurutnya, Kampung Temusai sudah membentuk kepengurusan dan program program kampung layak anak beberapa bulan atau tahun yang lalu.

“Di Kampung Temusai ini sudah terbentuk kepengurusan layak anak  beberapa bulan atau tahun yang lalu. Dari kampunglah terlebih dahulu dibentuk  lalu kecamatan dan kabupaten. Kalau dikampung tak dibentuk tentu kabupaten tidak akan mendapat julukan kota layak anak,” terangnya.

“Semoga dengan adanya kampanye ini, Kampung Temusai benar-benar menjadi Kampung Layak anak yang bisa dicontoh oleh kampung-kampung lain," harap Wasito.

 

Indikator Layak Anak

Narasumber Kampanye PATBM Kabupaten Siak Risdayanti, yang merupakan Sekretaris Pokja 1 Propinsi Riau menjelaskan, bahwa Kabupaten Siak mendapatkan penghargaan kota layak anak katagori Nindya, yang mana, komitmen Pemerintah Kabupaten Siak tentang Layak anak sangat tinggi. Rangkaian kampanye PATBM Kabupaten Siak ini selalu dilaksanakan pada waktunya.

“Komitmen Pemerintah Kabupaten Siak tentang Layak Anak ini terus dilakukan. Bukan berarti kota layak anak ini tidak akan terjadi kejahatan terhadap anak, namun yang dimaksud di sini sebagai kota layak anak katagori Nindya adalah, kota yang memiliki sekolah layak anak, puskesmas layak anak, tempat bermain layak anak, bangunan yang ramah anak dan itu semua merupakan indikator-indikator di dalam ketentuan kota layak anak,” jelas wanita yang murah senyum itu.

Risdayanti berharap, dengan diadakannya Kampanye PATBM di Kampung Temusai, masyarakat bisa memahami dan peduli terhadap anak-anak.

“Basisnya layak anak itu adalah kampong. Kabupaten tidak punya wilayah, jadi kampung-kampung itulah yang dapat membangun negerinya sendiri untuk layak anak, ramah sama anak dengan swadaya masyarakat, dan paling tidak, masyarakat mindset-nya sudah pro pada anak,” pungkasnya.

 

Reporter: Sugianto

 



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]