Riau

Dua Warga Rengat Tersengat Listrik Saat Pasang Tenda Pelaminan, Satu Tewas

Yetno (20), korban sengatan listrik saat mendapatkan perawatan di RSUD Indrasari Rengat sebelum dilarikan ke RS di Pekanbaru

RIAUMANDIRI.CO, RENGAT - Dua orang warga Rengat kabupaten Indragiri Hulu kesentrum kabel listrik tegangan tinggi di Desa Bukit Lipai kecamatan Batang Cenaku,  Sabtu (2/3/2018). Satu korban meninggal dunia dan seorang lagi masih kritis. 

Suherman (40) warga Desa Pasir Kemilu Kecamatan Rengat meninggal dunia saat dalam perjalanan ke Puskesmas Kilan, sementara korban lainnya Yetno (22) warga Kelurahan Sekip Hulu Kecamatan Rengat mengalami luka bakar pada bagian punggung dan dua telapak kaki. 

Yetno kemudian dirujuk pihak Puskesmas ke RSUD Indrasari Rengat. Namun setelah mendapatkan perawatan di UGD Indrasari, Yetno terpaksa harus kembali dirujuk ke Pekanbaru untuk mendapatkan tindakan intesif lebih lanjut.

Kejadian berawal saat dua korban bersama rekan-rekannya memasang tenda pernikahan di rumah salah seorang warga Bukit Lipai, H Lukman sekira pukul 15.00 WIB. 

Dikatakan pemilik tenda, Dodi Airlangga (51) pemasangan tenda dilakukan sejak pukul 10.00 WIB. Setelah tenda dipasang, ada tali terpal yang menyangkut pada bagian atas. 
"Yetno langsung naik yang bermaksud melepaskan tali yang menyangkut. Herman sempat mengingatkan Yetno agar berhati hari karena ada kabel listrik yang melintang,"  ungkap Dodi. 

Dijelaskannya, setelah selesai Yetno melepaskan ikatan tersebut, dirinya langsung saja berdiri dan melupakan kabel listrik yang berada di atasnya. Akibatnya kabel tersebut mengenai pundak Yetno dan membuatnya langsung terpental. 

Namun malang bagi Herman yang berada di bawah sedang memegang tiang besi tenda,  sehingga menjadi korban ikut tersengat listrik yang sebelumnya mengenai Yetno. 
"Tangan Herman sempat tak bisa lepas dari besi selama 3 menit," ucap Dodi yang juga abang ipar korban.

Dirinya memang tidak menduga bahwa adik iparnya tersebut harus meregang nyawa,  padahal yang bersentuhan langsung dengan kabel tersebut adalah Yetno. "Saya berharap kesembuhan akan didapat oleh Yetno, dan Herman dapat diterima segala amalannya oleh Allah SWT," doanya.

Reporter: Eka BP



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]