Laporan Langsung Nurmadi dari Madinah

JCH Riau Mulai Bergerak Menuju Makkah Jalani Umrah dan Persiapan Haji

JCH asal Kampar dan Pekanbaru saat akan menuju Makkah dari Madinah, untuk menjalani ibadah umrah. (Foto: RMC/Nurmadiak

RIAUMANDIRI.CO, MADINAH - Jamaah Calon Haji (JCH) asal Riau, mulai berangsur meninggal tanah haram, Kota Madinah menuju Makkah Almukarramah. Sebelumnya di Kota Nabi ini JCH telah melakukan ibadah Arbain melaksanakan salat wajib 5 waktu dan sunnah sehari semalam di Masjid Nabawi, selama 8 hari. 

Seperti dilaporkan Nurmadi, wartawan Riaumandiri.co, langsung dari Kota Madinah, JCH kloter 6 asal Kampar dan Pekanbaru, Jumat (3/8/2018) Waktu Arab Saudi, akan menuju Makkah pukul 07.00 usai Salat Subuh. Perjalanan menuju Makkah dari Kota Madinah diperkirakan memakan waktu lebih kurang 9 jam. Sebelumnya, sebagian JCH asal Riau sudah berada di Makkah, di antaranya, JCH kloter 2, 4, 5.

Ketua JCH Kloter 6 H Agus Saputra, mengatakan, sesampainya di Makkah seluruh jamaah akan langsung melaksanakan ibadah umrah. Di mana prosesi ibadahnya dan niatnya dimulai dari Bir Ali, yang berjarak 13 km dari Masjid Nabawai. Di Bir Ali ini seluruh jamaah akan melaksanakan salat sunnah Ihram, dan selanjutnya berangkat menuju Makkah dengan langsung memasang niat, “Labbaikallahumma umratan”.

Alhamdulillah jamaah kita sudah ada yang bergerak menuju Makkah, dan kita di kloter enam besok bergerak ke Makkah untuk Umrah. Kita ke bir ali yg berjarak 13 km. Kemudian berwudhuk Sholat sunat tahiyatul masjid dan sholat sunat ihram. Jamaah sudah diwajibkan menggunakan pakaian ihram dan mematuhi larangan-larangannya,” kata Agus, Jumat (3/8/2018).

“Lalu di bawah panduan bimbingan ketua rombongan melafazkan labbaikallahumma umratan atau nawaitu umrata wa ahramtu biha lillahi taala. Setelah itu berkumpul di bis sampai semua anggota lengkap. Dan diulangi di atas bis bersama-sama sebelum bis berjalan khawatir khawatir ada yang belum berniat ihram,” tambahnya. 

Terpisah Kepala PPHI Riau untuk kloter 6, H Herman Gani menjelaskan, seluruh JCH Riau merupakan haji Tamatuk, sehingga proses hajinya bergandengan dengan umrah. Setelah ibadah Arbain selama 8 hari baru bergerak ke Makkah. 

“Insya Allah seluruh jamaah kita bisa menjalani umrah dan haji dengan lancar. Untuk sekarang JCH kloter enam menyusul kloter lainnya yang sudah berada di Makkah dan sudah menjalani umrah. Secara berangsur untuk gelombang pertama dari Madinah bergerak menuju Makkah,” kata Herman. 

“Sampai di Makkah masuk hotel, dan persiapan untuk tawaf di Makkah usai Salat Ashar ataupun Isya. Selanjutnya jamaah menjalani ibadah lainnya seperti salat di makam Nabi Ibrahim, sai, serta prosesi lainnya," jelasnya. 

Sementara itu, untuk kondisi JCH Riau asal Pekanbaru dan Kampar, saat ini dalam keadaan sehat untuk menuju Makkah, setelah 8 hari berada di Madinah. Dengan pengawasan dari petugas haji, TPHD, TKHD, TKHI dan petugas kesehatan jamaah, bekerja dengan ikhlas menjaga kesehatan jamaah agar dapat menjalani semua prosesi haji.

“Semua jamaah Alhamdulillah sehat, tapi ada jamaah kita menggunakan kursi roda. Untuk kloter kita terbanyak dari kloter lainnya. Ada sebanyak 16 jamaah dengan pendamping. Semua terjaga dengan baik,” pungkas Herman. 


Reporter: Nurmadi



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]