Pekanbaru

Hari Tari Dunia, 15 Komunitas Seni di Riau Meriahkan Pasar Seni

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Yoserizal menyampaikan kata sambutan pada perhelatan Pasar Seni di kompleks Bandar Seni Raja Ali Haji, Taman Budaya Provinsi Riau, Pekanbaru.
RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Riau gelar Pasar Seni bersempena Hari Tari Dunia di kompleks Bandar Seni Raja Ali Haji, Taman Budaya Provinsi Riau, Pekanbaru, Ahad (29/4/2018) malam.
 
Kegiatan ini merupakan perhelatan perdana tahun 2018 yang ditaja oleh Komite Tari dan Dewan Kesenian Riau dengan tema ‘Mengarak Gerak’.  
 
Nur Ani, salah satu panitia Pasar Seni menjelaskan maksud dari tema tersebut yaitu diambil karena merayakan hari tari sedunia maka semua orang bebas bergerak.
 
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal dalam sambutannya mengatakan, pasar seni ini akan dilaksanakan sampai November mendatang. Bertujuan untuk menyaksikan kearifan lokal yang berada di Provinsi Riau, dan berupaya mencapai visi Riau menjadi pusat kebudayaan di Asia Tenggara untuk 2020 mendatang. 
 
“Antara pemerintah dan masyarakat sepakat menjadikan Riau pusat kebudayaan di Asia Tenggara,” tuturnya.
 
Pasar Seni ini juga menghadirkan 15 komunitas seni yang ada di Provinsi Riau. Di antaranya dari Komunitas Sendayung, Balai Proco, Tengkah Zapin, Wan Dance Studio, Begawai Tari, Sri Melayu, Otaku Dance Company, Buih Selari, Latah Tuah, Merawang Riau, Dance Teater, Bina Tasik Pelalawan, Balai Sanggam Melayu, Anak Cikal, dan Opera Kuantan.
 
Yoserizal berharap  kerja sama pemerintah dengan masyarakat dapat ditingkatkan lagi untuk mencapai tujuan bersama. “Kalau kita tidak sama-sama tentunya semunya tetap menjadi kecil, tidak menjadi besar,” tutupnya.
 
 
Reporter: Syamsiyah (Kontributor)
Editor: Rico Mardianto
 



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]