Usai Padamkan Api

Prajurit TNI Hilang di Rohil

PEKANBARU (riaumandiri.co)-Seorang prajurit TNI AD dari Arhanudse Rudal-004 Kota Dumai, dilaporkan tiba-tiba menghilang. Peristiwa itu terjadi ketika yang bersangkutan dalam perjalanan pulang ke barak usai melakukan pemadaman api di atas lahan yang terbakar di Desa Pasir Putih, Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (18/8).

Seiring dengan menghilangnya prajurit tersebut, cerita mistis pun berkembang. Masyarakat sekitar menduga, ia disembunyikan mahkluk halus yang mendiami kawasan itu. Apalagi, kawasan itu dikenal angker oleh warga sekitar. Sebelumnya, hal serupa juga pernah terjadi beberapa kali.

Prajurit Hingga saat ini, belum ada kepastian, di mana prajurit tersebut berada. Proses pencarian pun masih terus dilakukan.

Perihal menghilangnya seorang prajurit tersebut, dibenarkan Kepala Staf Komando Resort Militer 031/Wirabima, Kolonel Czi I Nyoman Parwata. Saat dikonfirmasi Jumat (19/8), I Nyoman menuturkan, anggota TNI itu tiba-tiba hilang dari rekannya. Padahal ketika itu ia sedang bersama-sama dengan empat orang prajurit TNI AD lainnya, yang baru usai melakukan pemadaman kebakaran lahan.

"Ya tiba-tiba saja anggota yang berjalan kaki mau pulang, satu hilang. 4 rekannya berusaha mencari di sekitar," kata I Nyoman.

Setelah sekian lama mencari, namun yang bersangkutan tak kunjung ditemukan. Rekan-rekannya pun berusaha mengontak ke nomor hape anggota tersebut dan tersambung.

Saat terjadi komunikasi lewat saluran telepon, anggota TNI yang hilang mengatakan jika posisinya berada di atas pohon. "Lantas rekan-rekannya berusaha melihat ke atas pohon yang ada di lokasi itu. Tapi sudah dicari dan diteriaki tidak ada sahutan," tambahnya.

Ketika dihubungi lagi melalui hape, pembicaraan pun terulang kembali. Ketika itu, rekan-rekannya meminta yang bersangkutan berteriak. Tapi teriakannya tidak terdengar. Sementara, anggota TNI yang hilang tersebut dalam pembicaraan di telepon mengaku mendengar teriakan kawan-kawannya yang memanggilnya.

"Prajurit yang hilang itu dalam percakapan mengaku dengar panggilan kawan-kawanya. Prajurit itu mengaku sudah berteriak memanggil kawannya, tapi tidak terdengar," kata I Nyoman.

Selanjutnya, kata I Nyoman, 4 rekanya kembali berusaha menghubungi lewat seluler. Saluran telepon kembali tersambung. Sayangnya tidak diangkat.

Hantu Pohon, tak Pernah Terbakar Menurut penuturan warga sekitar, daerah tempat menghilangnya prajurit tersebut memang dikenal angker. Di lokasi itu, ada tiga pohon besar yang tak pernah terbakar, meski kawasan itu kerap dilanda kebakaran setiap tahun. Menurut cerita warga, tiga pohon itu ada penunggu dari makhluk halus.

"Jadi kata warga, posisi pohon tengah hantu seorang ibu dan dua pohon lagi dihuni dua anak gadisnya. Nah, lantas warga pun menduga-duga prajurit kita yang hilang itu akan dikawinkan dengan salah satu anak hantu itu. Itulah keyakinan warga terhadap tiga pohon itu," terang I Nyoman.

Walau ada cerita-cerita itu, TNI dan Polri melakukan penelusuran dan pencarian. Termasuk mengecek telepon seluler anggota TNI tersebut. Tapi hingga kini belum ada kabar.

"Dulu kata warga, pernah juga ada yang hilang di lokasi itu. Tapi beberapa hari kemudian ditemukan di Kabupaten Pelalawan," ujarnya lagi. )bbs, dtc, grc, ral, sis)



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]